Mengutip Sang Motivator

Seorang Motivator berkata: “Tahun-tahun terbaik dalam hidupku kuhabiskan bersama Seorang Wanita yang bukanlah istriku.”

Hadirin terkejut dan terpaku…

Ia kemudian menambah kan, “Ia adalah ibuku.”

Hadirin kemudian bertepuk tangan dengan Gemuruh dan tertawa.

Budi yang baru saja ikut dalam acara tersebut, kemudian mencoba hal ini di rumah. Setelah makan malam, ia berkata dengan lantang di depan istrinya di Dapur:

“Aku menghabiskan tahun-tahun terbaik hidupku bersama seorang Wanita yang bukan istriku.”

Ia berhenti sejenak memejamkan matanya, mencoba mengingat kalimat terakhir sang Motivator… Ketika Budi membuka mata, ia mendapati dirinya berbaring di tempat tidur rumah sakit, baru saja mendapatkan Perawatan akibat Siraman Air Panas…

Moral Story:
Don’t copy, if you can’t paste.

http://incomeweb.ayadinata.com

Pengusaha dan Gelandangan

Sore itu, seorang pengusaha sedang mengendarai limousinnya ketika ia melihat dua org sedang makan rumput di tepi jalan. Ia memerintahkan sopirnya berhenti dan keluar dari mobil.

“Mengapa kalian makan rumput?” tanyanya.

“Kami tidak punya uang buat beli makanan,” jawab yang seorang.

“Oh ….(terdiam)… kalau begitu kamu ikut aku,” perintah si pengusaha.

“Tapi pak, saya punya istri dan dua orang anak!”

“…. Hmm, bawa mereka juga!” jawab nya. Lalu menunjuk org 1 nya, “kamu juga bisa ikut aku..”

“Tapi Pak, anak saya enam!” kata orang kedua.

“…..Hmm, tidak apa …Bawa mereka juga!”, jawab nya sambil menuju ke limousinnya.

Mereka semua masuk ke mobil dgn susah payah dan berdesak desakan ( padahal limousin sudah termasuk mobil yang besar).

Dlm perjalanan, salah 1 gelandangan berkata, “Pak, Anda org yg sangat baik hati.. Terima kasih telah bersedia membawa kami semua bersama Anda.”

Jawab si pengusaha, “Jangan khawatir… rumput di rumah saya hampir setengah meter tingginya, kalian bisa melahap dgn leluasaa…”.

Serentak semua gelandangan pingsan..!!

http://incomeweb.ayadinata.com